Petualangan ke Seribu Tahun Kemudian

Sebab semua orang bisa bercerita dalam lisan, tentu semua orang bisa bercerita dalam tulisan.
~Nur Holipah, Editor & Pembina Duta Puspa~

Tak ada teori yang pasti untuk belajar menulis selain memulai untuk menulis.
~Drs. Moh. Syaiful, Penulis Novel Dwi Bahasa ‘Agul-Agul Belambangan’~

Salah satu cara terbaik untuk memperkenalkan diri pada penulis favoritmu adalah dengan menyandingkan karyamu dengan karyanya pada rak yang sama di toko buku.
~Intan Andaru, novelis dan dokter~

Menulis adalah salah satu cara manusia mengabadikan ilmu dan kenangan.
~Wahyi Dwi Ulfa, Guru Bimbingan dan Konseling SMPN 1 Banyuwangi~

Menulis, ya menulis saja. Urusan benar salah, jangan dibuat susah. Buktikan bahwa menulis itu mudah! Selamat menulis dan mewarnai dunia!
~Muttafaqur Rohmah, Dosen Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi~

Menulis itu seperti menikmati es krim. Kamu tidak akan merasakan nikmatnya kalau mencoba. Jangan menunggu lama lagi, nanti melting dan kamu akhirnya salting. Selamat menulis anak-anak muda Banyuwangi!
~Iraa Rachmawati, pecinta es krim, langit, laut dan mata kamu~

 

Judul: Petualangan ke Seribu Tahun Kemudian
Penulis: Siswa-siswi SMP Negeri 1 Banyuwangi
Tebal: 210 Halaman
Ukuran Buku: 14 x 20 cm
ISBN: 978-602-6679-99-4
Tanggal Terbit: November 2018
Genre: Fiksi (Kumpulan Cerita Pendek)
Harga: –

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

Top 3 Seller

Get Special Offers & Discounts

Vivamus suscipit tortor eget felis porttitor volutpat.

Shop Now

Setelah buku kumpulan puisi saya Anak Luka Susu lahir dibidani Meja Tamu, saya puas dan bahagia. Saya selalu berpikir untuk lagi dan lagi menerbitkan buku saya di sana. Hasilnya nyeni, tetapi tidak asal nyeni karena tim kerja Meja Tamu adalah kumpulan para penulis, penyair, perupa, dan desainer grafis.

— Muhammad Asqalani eNeSTe

Product categories