Jika demikian habis cerita, biarlah darah suci pertapa jadi penebusnya…”Seru Raja Jayabaya menghunuskan pedang membelah jantung Putri Sanggramawijaya Sang Resi Kilisuci. Pelayan itu ambruk ditangkap dengan sigap oleh Maharesi Narotama. “Putri Mahkota…” desisnya. “Tugasku selesai, Narotama…” Berhembuslah nafasnya. Damai menyampaikan pesan berakhirnya sebuah jaman ia jaga dengan seluruh hidupnya. “Apa yang kau lakukan, Nak?! Dia […]
DetailsSerat Nagasanggrama
