Membukukan hasil penelitian, dalam hal ini hasil penelitian pada siswa yang dilakukan oleh para dosen penerima hibah institusi di lingkungan Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, belum banyak dilakukan, namun berbeda dengan yang dilakukan oleh dua dosen penerima hibah institusi ini, yakni Ibu Titis dan Bu Muttafaqur, beliau berdua berhasil membukukan karya-karya siswa yang ditelitinya dalam sebuah buku kumpulan dongeng, yang disusun dengan apik, dan berisi dongeng-dongeng siswa SMPN 1 Melaya, lengkap dengan amanat dan hikmah di balik kisah.
–Khoirul Bariyah, SP. MP. Sekretaris PPPM Universitas 17 Agustus 1945—
Cerita fiksi merupakan salah satu pintu mengembangkan imajinasi. Mengajak menjelajah ke dunia baru untuk belajar menyikapi setiap kejadian, menemukan jalan keluar, dan menggali perasaan. Tak jarang, cerita fiksi seolah membuat anak-anak menyelami dunianya yang penuh kejutan, rasa ingin tahu, bahkan menemukan diri sendiri. Seperti saat memasuki dunia fabel yang diciptakan teman-teman dalam buku ini. Cerita-cerita yang sederhana namun bermakna mampu membuat pembaca memandang dunia dengan cara yang berbeda.
–Nindia Nurmayasari, Penulis Buku Anak, Pencerita, Penggagas Klub Literasi Anak—
Membaca fabel seperti mengarungi laut kebijaksanaan bersama teman-teman yang jenaka dan penuh kasih sayang. Kadang, rasanya tak ada guru yang lebih tulus selain alam, terutama para satwa. Jadi jika hidup terlalu rumit dan pelik, tak ada salahnya untuk kita kembali membaca kisah-kisah ringan, lucu, namun sarat makna. Seperti dalam buku kumpulan fabel dari anak-anak SMPN I Jembrana ini.
–Endah Suci Astuti, Penulis Buku Anak, Pernah Menjadi Pemred Tabloid Mingguan Keluarga Nasional—
Judul: Takdir Si Gagak
Penulis: Dewa Made Agus Candra Ariwahyudi, dkk.
Tebal: 88 Halaman
Ukuran Buku: 13 x 19 cm
ISBN: 978-623-7052-31-9
Tanggal Terbit: Mei 2019
Genre: Fiksi (Kumpulan Fabel)
Harga: –
