Saya Marah! Kumpulan Puisi dan Quote

Judul: Saya Marah! Kumpulan Puisi dan Quote
Penulis: Lies Muhshonati
Penerbit: CV. MejaTamu
Sinopsis:

Kehidupan manusia begitu luar biasa untuk di kemas dalam segala bentuk. Ide ceritanya tak pernah berbatas (saya mulai menarik napas lebih dalam).

Ya, sejak mulai menuruni tangga usia ini, saya banyak mengelus dada. Persoalan demi persoalan, kejadian demi kejadian, bahwa setiap babak ternyata perlu untuk dinikmati. Semakin dinikmati semakin terasa hikmahnya. Walaupun itu rasa marah!
Dan kemarahan saya, saya kompilasikan ke dalam susunan bait-bait puisi. Saya menyadari bahwa saya sering menuliskan kemarahan itu ke dalam puisi. Dan jadilah buku puisi ini.

Baiklah, awalnya rasa marah memang. Saya sedih melihat sampah, saya jengkel tak banyak orang punya kesadaran un­tuk menjaga lingkungan. Sudah diberikan gratis, sudah di hidupi sedemikian rupa oleh alam, tak juga punya terima ka­sih. Saya marah pada mereka yang tak memiliki kepedulian pada kelestarian alam.
Walaupun, syukurlah itu terkendali dengan manis, kata saya (hemm saya tersenyum kecut).
Seseorang harus berusaha sabar dan tetap memelihara rasa gembira dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Semua materi yang terlintas saya coba tuangkan dalam puisi-puisi. Satu, dua nilai dari sebuah keadaan yang menyenangkan pada akhirnya. Satu hal penting, lagi, lagi, dan lagi, saya mengontrol rasa marah itu ke dalam kata dan kalimat yang terikat satu sama lain. Terciptalah buku kumpulan puisi ini.

Pembaca yang budiman, saya berharap, Anda bisa me­nik­mati serpihan-serpihan kata dan kalimat yang tertulis pada buku ”AKU MARAH” ini. Harapan saya selanjutnya, bahwa kita berdua—saya dan Pembaca—dapat mengelola perasaan ma­rah lebih baik lagi. Serta dapat kiranya dialihkan kepada hal-hal baik lainnya. •

Salam perjumpaan,

Penulis

 

(Dalam Proses Terbit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

Top 3 Seller

Get Special Offers & Discounts

Vivamus suscipit tortor eget felis porttitor volutpat.

Shop Now

Setelah buku kumpulan puisi saya Anak Luka Susu lahir dibidani Meja Tamu, saya puas dan bahagia. Saya selalu berpikir untuk lagi dan lagi menerbitkan buku saya di sana. Hasilnya nyeni, tetapi tidak asal nyeni karena tim kerja Meja Tamu adalah kumpulan para penulis, penyair, perupa, dan desainer grafis.

— Muhammad Asqalani eNeSTe

Product categories